Gadis Berkacamata

Gadis berkacamata
Adakah kau tahu, orang yang menyapamu kala itu
Menyapa dalam sebuah interview hingga akhirnya memadu rindu

Gadis berkacamata
Pandanganmu mengarah pada titik yang sama hingga aku tau bahwa itu cinta

Gadis berkacamata
Dalam air matamu aku melihat syahdu
Dalam candamu aku mengadu
Dalam senyummu aku henyap berlaku
Dalam diammu aku tak pernah ragu
Sama seperti yang pernah kau bilang
Aku selalu jatuh hati padamu bahkan ketika kau rapuh dan berbalik arah untuk tidak lagi mencintaiku
Aku masih saja jatuh hati padamu
Pada senyummu yang membiru
Pada dahan yang pernah kau bilang sebagai impian
Aku masih tetap begitu
Sama seperti yang dulu
Tidak terusik rasa itu, sama sekali tidak

Iklan

Tentang Irman

Pembaca kehidupan. Apa? Mengapa? Kapan? Siapa? Yang mana? Bagaimana? Ohw Tuhan. Sungguh begitu banyak pertanyaan di otak ini.
Pos ini dipublikasikan di Puisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s