Menolong sii kucing

nafas-kucing  

Senin 20 Januari 2014
Hari ini Saya menangis ketika berkendara, yaa Saya menangis, sedih sekali, Saya benar-benar menjatuhkan air mata, rasa sesal yang begitu dalam atas kejadian ini, bukan karena laptop saya yang rusak, karena benar memang dari kemarin laptop saya rusak, bukan, bukan itu, bukan pula karena jatuh atau membuat orang lain terjatuh sehingga harus ganti rugi, bukan pula karena motor rusak, ban bocor atau yang lainnya, bukan karena itu semua, bukan..! Tetapi karena seekor kucing yaa seekor kucing. Yaa Allah semoga Engkau mengampuni hamba.

Jalan Kilometer Bogor Ciracas, Ketika kondisi jalan sedang macet, dan cuaca hujan gerimis, kendaraan berjalan pelan merayap, terlihat ada seekor kucing yang sedang berlari-lari dibawah mobil, dan terus berlari-lari dari kendaraan satu ke kendaraan lain, si kucing terlihat mampu menghindar terjangan setiap kendaraan yang melaju, karena memang kondisi kendaraan berjalan sangat pelan karena macet, sampai pada kondisi jalan mulai lancar, terakhir Saya melihat sii kucing berada dibawah angkot berwarna biru jurusan Depok Kampung Rambutan, Saya merasa tenang karena seorang penyebrang jalan terlihat sedang mencoba menangkap sii kucing untuk menolong, tetapi ternyata sii penyebrang jalan hanya melihat sii kucing di kolong mobil dan dia kembali menyebrang tanpa menolong sii kucing. Ahhk… ! Akhirnya Saya melihatnya kembali, yaa, Saya melihatnya, sii kucing yang tadi berlari-lari itu sudah tergeletak bersimbah darah, tepat setelah angkot berwarna biru itu melaju, Ahkkk.. Saya melihat Sakaratul mautnya, Saya melihat kucing tersebut melunta-lunta, tetapi tetap saja tak ada yang peduli, tak ada pengendara yang bersedia berhenti untuk setidaknya memindahkan tubuh mungil si kucing, dan Saya termasuk orang yang tak peduli itu, Ahhkk…! Saya sangat menyesali kejadian ini, mengapa Saya bersikap seperti orang kebanyakan, mengapa Saya tadi tidak menolong kucing itu saja ketika dalam kondisi macet sebelum sii kucing tertabrak. Padahal berhenti dipinggir jalan paling lama 10 menitan Saya sudah bisa menolong nyawa si kucing itu, Saya sangat menyesal atas kejadian ini, setelah memutuskan untuk melaju, tubuh Saya mengigil hebat, Saya menangis, dan membayangkan bagaimana jika seorang manusialah yang berada pada posisi si kucing.

Saya sedih sekali hari ini, tidak menolong sebuah nyawa pemberian Allah untuk sii kucing, kejadian ini membuat Saya teringat tentang kisah seorang wanita pelacur yang ditempatkan pada Taman Surga karena menolong anjing yang sedang kehausan, atau tentang kisah Ulama terkemuka Imam Al-Ghazali yang mempunyai banyak kitab-kitab karangan namun menempati tempat yang baik pada alam kubur bukan karena kitab-kitabnya tetapi dari sifat pengasihnya yang membiarkan seekor lalat meminum tintanya. Maka jangan pernah meremehkan nyawa setiap mahluk, bahkan dengan nyawa seekor lalatpun. Begitu penting arti sebuah nyawa, karena dengannya kita hidup, dengannya kita bergerak, dengannya kita bisa beraktifitas, benarlah orang bilang, sebuah nyawa tidak bisa dibeli oleh uang, termasuk nyawa kucing sekalipun. Ayoe coba siapa yang bisa menghidupkan orang atau binatang yang sudah mati??.. tak ada kan, kecuali Mukzizat yang diturunkan kepada Nabi Isa Alaihi Salam, Yaa, itu Mukzizat, yang terjadi atas izin Sang Pemberi Nyawa. Maka hari ini Saya azamkan kepada diri Saya pribadi untuk lebih peka dari setiap kejadian, InsyaAllah, InsyaAllah.. Yaa Allah berikan hamba kepekaan dan rasa kasih sayang kepada mahluk-mahlukMu di Muka bumi. Aamiin.. Semoga teman-teman yang membaca bisa mengambil pembelajaran dan bisa lebih menghargai setiap mahluk hidup ciptaanNYA.

Salam Manfaat… =D

Iklan

Tentang Irman

Absurd, tapi punya fisik nyata, bisa dilihat, diraba, diplototin, sekaligus bikin ngangenin banyak orang.. Ciyuss
Pos ini dipublikasikan di Artikel. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s