Arsip Bulanan: Mei 2014

Menjadi Ateis

Lelautan memudar dalam hening yang kejam, langit-langit basah bersimba darah seakan menjadi pelayaran akhir zaman, bocah yang keningnya merah itu memanggil sosok ibu yang entah ke mana, siapa bocah itu? Entahlah, Aku hanya bisa menyaksikan beribu kekhawatiran dalam gelap dan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di cerpen | 4 Komentar

Senja yang hilang

Kita sama-sama lupa, jika kau selalu mengagumi senja, dan Aku malah sebaliknya, mengagumi subuh fajar yang hening, “tetapi untuk hening senja juga hening bukan.!” katamu waktu itu, “yaa kita memang sama-sama mengagumi hening, tetapi tidak untuk senja, “jawabku pelan, ” … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di cerpen | Meninggalkan komentar

Bocah Keluhan

Sudah berapa kali bocah itu mempertanyakan keadilan Tuhan padaku, waktu itu awal musim penghujan, dan dalam kedinginan di sebuah rumah pagar tempat kami berteduh, ia menanyakan kembali padaku tentang kegalauannya kepada Tuhan “Bagaimana mungkin Tuhan disebut Maha pengasih tetapi kenapa … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di cerpen | Meninggalkan komentar

Memilih lupa

Heyy gadis, apa kabarmu sekarang? Hmm.. Apa kau mau tahu bagaimana caraku untuk melupakanmu kali ini?, tidak, tidak, bukan seperti apa yang kau pikirkan, Aku sama sekali tidak menyentuh racun itu, Alkohol dan rokok, sesuatu yang pernah kau bilang sebagai … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di cerpen | 2 Komentar