Laki-laki tua itu bapak saya

Laki-laki ini berkulit hitam, kulitnya memang terlihat jelas kalau-kalau sudah sangat akrab dia dengan terik matahari, umurnya mungkin 60 tahunan lebih, tidak pernah merasakan pendidikan formal apapun. kesehariannya dihabiskan di sebuah peternakan Ayam, ia sering bermalam di sana, dan siang harinya ia mencari rumput untuk kambing, merawat ikan di empang, cari daun lompong dan sebagainya.

Pagi kemarin ia merintih kesakitan, badannya kaku, sepertinya kecapean sehabis menggebal tunggak akar pohon mangga di dekat rumah, saya yang pagi-pagi buta sudah bangun berinisiatif untuk mengurut seluruh badannya, terlihat jelas kulitnya yang sudah menua di mata saya, merasakan telapak tangannya yang kasar, tangan yang terbiasa memegang parang arit.

Siang harinya tidak ada perkembangan baik, tubuhnya melemah dan masih merasakan sakit dan kaku, akhirnya saya berinisiatif untuk membawanya ke klinik. Alhamdulilah sekarang sudah baikan.

Dan kemarin sudah sekian lamanya baru saya memegang parang arit lagi, cari rumput buat kambing menggantikannya. Sudah saya dan keluarga teriak-teriak buat jual kambingnya, tapi ia tetep kukuh untuk memeliharanya. Alasannya sederhana.

“Ngga betah kalau tidak ngapa-ngapain” Katanya jelas.

Laki-laki itu adalah sosok bapak saya, seseorang yang pernah berhutang-hutang buat biaya sekolah saya dulu.

Iklan

Tentang Irman

Absurd, tapi punya fisik nyata, bisa dilihat, diraba, diplototin, sekaligus bikin ngangenin banyak orang.. Ciyuss
Pos ini dipublikasikan di Curhat. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s