Merayakan 13 Desember

Hari ini hari ulang tahunmu. Doa-doa terbaik terpanjatkan, ucapan selamatpun membuncah ruah dari kerabat dan teman. Dan di sisi lain Aku yang sudah tidak berteman di fb mu pun tergerak mengunjungi dinding fb, memperhatikan ucapan-ucapan doa dan selamat , sambil mengaminkan setiap doa kebaikan dari orang-orang yang kau kasihi. Akhirnya ucapan selamat yang rencananya tidak akan ku sampaikan langsung kepadamu itu pun terangkai, merasa iri saja jadinya dengan teman-temanmu yang bisa menuliskan ucapan dan doa itu di wall fb mu, sementara aku tidak bisa menuliskannya karena kau memang sudah memblok akun fb ku dari dulu. Dan syukurnya blok itupun sudah kau lepaskan, jadi Aku tetap bisa mengunjungi wall fb mu untuk sekedar melihat setiap pembaharuan statusmu, walau memang tidak bisa melike atau berkomentar untuk sekedar menanyakan kabar. Kata-kata ucapan selamat dan doa yang sederhana itupun kuluncurkan melalui pesan singkat. Dan terjawab pula dengan kata-kata yang jauh lebih singkat dari doa dan ucapanku itu sendiri. Mungkin memang seharusnya cukupku doakan saja kau dari kejauhan, mengirimkan doa-doa kebaikan tidak harus disampaikan ke orang yang bersangkutan bukan. Tetapi cukup sampaikan itu ke langit dan kemudian Tuhan yang akan menyampaikan doa-doa itu berupa kenyataan dalam bentuk-bentuk doa yang sebenarnya. Mungkin pesan singkatku itu membuka luka lama, jika tidak denganmu maka itu berlaku untukku.

Hari ini mengingatkanku banyak hal, mengantarmu pulang, atau menjemputmu melalui perjalanan depok pamulang, atau cijantung serpong. Dulu kita pernah bercanda tawa, bergurau bersama, makan di kaki lima atau berlaku marah yang membuat mukaku memerah, pernah suatu ketika Aku meninggalkanmu ketika setelah service motor, karena Aku kira kau sudah naik di belakangku, hingga setelah motor jalan dan Aku ngomong sendirian, Aku baru tersadar, bahwa kau masih di tempat service motor yang membuatku harus putar balik dan membuat kita berdua tertawa terpingkal-pingkal. Mungkin kenangan itu tepat 13 desember 2 tahun lalu. Pernah pula Aku menginap di sekolahan di dekat rumahmu dengan lilin dan tidur di atas meja belajar siswa, dan ketika jam 3 malam suara bising pasar membuatku terbangun, dan mamamu juga bangun menemani ngobrol di depan beranda sekolah bersamaku. Tetapi kenangan itu semua sudah lusuh, sudah tak bermakna apa-apa dan tak membuat kita berada di tempat yang sama.

Mungkin hubungan kita renggang sejak saat itu, sejak perdebatan pendapat yang membuat emosimu membuncah, dan keegoisanku menyepah. Tetapi semuanya sudah selesai, semuanya meninggi mengawang. Harapan menikah denganmu pun goyah, janji-janji itu pun mengawan jauh keawan. Aku menyesal atas semua ini, Maafkan Aku yang tidak mampu membuatmu yakin untuk menikah denganku, maafkan Aku atas kerapuhan ketika itu. Sungguh jika ada kesempatan hidup kembali, aku akan memilih untuk memperbaiki ini semua, tetapi semuanya sudah usai. Kau dan Aku memang tidak berjodoh, cinta kita cuma jadi kenangan tepat di atas makam sepupumu yang menjadi kesaksian ketika itu. Itulah saat terakhir kita bertemu. Saat Aku tak mampu berlaku dewasa karena tak mampu menahan rasa, dan rasa sakit itu mengajarkanku untuk menerima, bukan melupakan tetapi untuk ikhlas atas ketentuan yang memang sudah ditakdirkan Tuhan.

Selamat ulang tahun. Semoga doa-doa kebaikan melantun selalu di setiap sisa napasmu. Al-fatihah.

Postingan in ditulis untuk merayakan 13 desember bukan 25 desember yang sedang marak itu

Iklan

Tentang Irman

Pembaca kehidupan. Apa? Mengapa? Kapan? Siapa? Yang mana? Bagaimana? Ohw Tuhan. Sungguh begitu banyak pertanyaan di otak ini.
Pos ini dipublikasikan di Curhat. Tandai permalink.

2 Balasan ke Merayakan 13 Desember

  1. hj berkata:

    oh, aku tidak menyangka kalau perasaan seperti ini juga berlaku untuk ikhwan…..
    tapi kau harus move on, semua orang harus move on!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s