Tentang Berjalan Kaki

Jalan kaki, aktivitas yang biasa banget sebenarnya, tak ada yang istimewa hanya saja kita lupa di tengah panas-panas atau jalan trotoar yang kurang bersahabat jalan kaki memberikan begitu banyak manfaat untuk kesehatan, coba aja googling sendiri, baca, pahami kemudian besok praktekan.. Hehee.. Dan yang tak bisa dilupakan adalah tak harus mengeluarkan uang untuk mempraktekan ini, tetapi manfaat bagi kesehatannya itu lebih utama dari keduanya. Saya tidak akan membahas secara mendetail mengenai manfaat dan pengaruh berjalan kaki bagi kesehatan, silahkan googling sendiri aja yaa, banyak banget tahu manfaatnya.

Terus, postingan ini bakalan bahas apa?? Hehehee…

Ini boleh dibilang curhatan hati saya, tentang jalan kaki.

Terbiasa naik motor ketika kemana-mana dan pulang pergi ngantor, membuat saya pengat, dan akhirnya sayapun memutuskan untuk mencoba hal baru yaitu naik kendaraan umum, nahh dengan naik kendaraan umum inilah saya punya kesempatan untuk berjalan kaki menuju kantor, dan kini itu sudah berjalan sekitar 8 bulan atau mungkin lebih, dan ternyata itu lebih mengasyikan.
Terus kalau naik angkutan umum, mana cerita tentang jalan kakinya? Hehehe…
Yeee sabar ya teman, ini baru mau saya bahas. Jalan kaki saya kira menjadi kegiatan anti mainstream di era sekarang ini, karena kebanyakan orang lebih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi motor atau mobil atau adapula yang memilih kendaraan umum sebagai tumpangan. Saya tidak mungkin kalau-kalau jalan kaki ke kantor karena jaraknya yang sekitar 40 kiloan Bogor- Jakarta boo… kalo jalan kaki jarak segitu sengkle lah sayah.. Hehehehee.

Selepas turun di statiun kereta, saya harus naik kopaja lagi untuk menuju kantor, dan setelah naik kopaja itupun saya harus naik angkot satu kali lagi, Hehee.. jauh kan ya tempat kerja saya, tetapi di sinilah saya bisa berjalan kaki, jadi turun dari kopaja itu saya lebih memilih untuk jalan kaki, jaraknya mungkin sekitar 1,5 kiloan, ya memang deket tapi lumayan buat manasin tubuh, di kondisi trotoar yang sempit plus kebringasan asap kendaraan, eh ternyata dengan jalan kaki dengan jarak dekat atau sedang seperti itu bikin semangat, hidup terasa bergairah tidak sedang dikejar-kejar waktu, santai aja… dan yang paling menyenangkan dari berjalan kaki adalah kita bisa melihat detail-detail kehidupan lain di sekitar, kebiasaan jalan kaki ini membuat saya sering bertemu seorang penjual sayur bersepeda yang sudah berumur cukup tua, naahhh.. di sinilah saya menemukan “sesuatu” dari yang lainnya, saya bisa membantu setiap nenek penjual sayur ini berada di tanjakan, saya dorong saja sekalian lewat menuju kantor dan itu adalah hal yang sangat membahagiakan buat saya.

Jadi manfaatnya dapet double banyak deh saya selain kesehatan saya bisa membantu nenek tukang sayur ketika menanjak dengan sepedanya dan itu adalah kebahagiaan buat saya.
Alhamdulilah..

Jalan kaki, kenapa ngga??

Tentang_Jalan_Kaki

Iklan

Tentang Irman

Pembaca kehidupan. Apa? Mengapa? Kapan? Siapa? Yang mana? Bagaimana? Ohw Tuhan. Sungguh begitu banyak pertanyaan di otak ini.
Pos ini dipublikasikan di Curhat. Tandai permalink.

4 Balasan ke Tentang Berjalan Kaki

  1. umimarfa berkata:

    Aku juga suka jalan kaki, rasanya enak gimana gitu, tapi kalo siang mah, panas banget

  2. naniknara berkata:

    Saya kadang juga jalan kaki sepulang kantor, sekitar 3 km. Kekantornya minta diantar suami, terus sore pulangnya jalan kaki.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s