Entah ini apa?

Sejatinya cinta adalah kumpulan percakapan demi percakapan. Maka ketika cakap-cakap itu hambar, membosankan, dan cuma satu arah, tak berbalas, sepertinya kita harus mengecek kembali ini cinta atau hanya formalitas belaka. Kita tidak perlu menghabiskan waktu berdua jika hanya untuk saling menatap hp masing-masing bukan. *Irman Rahman

Pernah merasakan kejadian seperti di atas? Kalo saya alhamdulilah belum pernah, hehehehe… Jadi quote di atas cuma coretan semena-mena saya, bukan curhatan… Xixixixi, salah deh kalian pada yang udah nebak-nebak semena-mena.. Lebih tepatnya quote di atas adalah pengamatan semena-mena saya, hahahaa.. jangan protes yaa.. please… Berdasarkan pengamatan semena-mena saya ketika pasangan-pasangan yang mengaku punya pasangan itu jalan atau makan di mall, sebagian mereka asik dengan dunianya sendiri, yaaaituu.. pegang gadget masing-masing dan dorrr.. mending sini itu pacarnya yang cantik, saya aja yang ajak jalan terus besoknya saya lamar deh… Huhahuhahauhhaa.. Biasa aja keles bacanya.. Hihiiii..

Baik-baik, akhirnya saya ingin bahas kalimat di atas secara serius, apa dan mengapa bisa terjadi seperti itu, saya garis bawahi di kalimat terakhir “Kita tidak perlu menghabiskan waktu berdua jika hanya untuk saling menatap hp masing-masing” Jangan-jangan hubungan itu cuma jadi formalitas belaka cuma sekedar kita tidak ingin disebut jomblo.. Ahh sudahlah, jomblo lagi yang dibully, maafkan saya, dan Anda tidak perlu tersinggung karena saya juga jomblo juga kok, tetapi nothing to lose, ngga ada yang hilang buat seorang jomblo visioner macem saya.. hahahahaa.. Apalah-apalah… Nikmati sajalah kawan, tetapi serius sesungguhnya saya iri ketika melihat cewek cantik solehah di cuekin sama cowok jelek yang asik sama hpnya, sungguh saya ingin menjadi superman yang bisa menghilangkan keBtan cewek cantik solehah tersebut. Akhirnya saya ingin ucapkan akhirulkalam, sampai bertemu lagi di tulisan asal-asalan berikutnya bloo…
Entah ini tulisan apa, yang jelas sebagai penghilang pengat setelah rutinitas kerja tadi siang…

Iklan

Tentang Irman

Pembaca kehidupan. Apa? Mengapa? Kapan? Siapa? Yang mana? Bagaimana? Ohw Tuhan. Sungguh begitu banyak pertanyaan di otak ini.
Pos ini dipublikasikan di Gila-gilaan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s