Bertemu Laki-laki Aneh

Di gerbong kereta, seorang laki-laki berkulit sawo matang menatap saya aneh. Tatapan yang mencurigakan. Seketika itu pula dengan agak sinis saya tanya laki-laki itu.
“Ada apa mas?”
“Ngga apa-apa mas?” Jawabnya sambil tersenyum.
Karena saya tegur diapun menghindar, menjauh dari tempat saya berdiri. Ketika saya melangkah turun diapun mendekat, dan ikut turun. Karena dari awal penilaian saya laki-laki itu agak freak, sayapun mempercepat langkah dan pas saya tengok ke belakang diapun terlihat seperti mengejar, maka dengan setengah berlari sesampainya depan pintu gate out diapun ternyata sudah ada di samping saya dan mulai deh kami bercakap-cakap.
“Kok buru-buru mas” Katanya pada saya…
“Iya, saya belom salat maghrib, udah jam setengah tujuh” Jawab saya berkilah.
“Mas tinggal di mana?” Katanya lagi melanjutkan percakapan.
“Saya di Tajurhalang mas, memangnya mas tinggal di mana?” Jawab saya lagi..
“Saya tinggal di Cilebut mas” Jawab si lelaki aneh..
Dukk.. seketika itu jantung berdetak lebih kencang sambil berpikir keheranan..
“Looohh ini orang ngapain turun di statiun ini padahal rumahnya di cilebut yang masih 2 statiun lagi jaraknya”
Karena penasaran, sayapun menanyakannya langsung kepadanya.
“Mas kok turun di sini bukannya cilebut itu masih 2 statiun lagi?”
“Iya mas, saya juga kan mau salat maghrib” Jawabnya pendek..
“Ohw iya, kita belum kenalan, kenalin nama saya Adam” Katanya lagi melanjutkan percakapan sambil menyodorkan tangan.
Sayapun tersenyum menyambut sambutan tangannya seraya menyebutkan nama kepadanya..
Setelah shalat maghrib kami kembali mengobrol banyak hal, tadinya saya kira dia adalah orang MLM yang bakalan prospekin saya buat nawarin obat herbal, ohw ternyata saya salah. Tanpa kesan curiga lagi sayapun memberikan kontak hp ketika dia meminta.
Tetapi keesokan harinya, dia menghubungi saya via SMS..
“Selamat siang mas, lagi apa nih?” Isi SMS darinya..
“Wah.. Siang juga mas, lagi kerja nih.. Ada yang bisa saya bantu mas?” Jawab saya formal..
“Hmm… Sebenarnya saya suka sama mas, mau ngga jadi pacar saya” Jawab dia to the point…
Sayapun merinding mendapat sms terakhir itu dan sambil beristighfar tanpa ragu saya jawab smsnya dengan nada getir..
“Astaghfirolloh… Mohon maaf mas, saya lelaki normal yang masih suka ngelarik-ngelirik wanita cantik, saya laki-laki normal yang sukanya sama perempuan”.
“Maafkan saya mas, saya juga bingung kenapa saya jadi begini” Begitu jawabannya
Setelah SMS terakhir itu diapun merasa malu dan tidak lagi-lagi menghubungi saya, tidak pernah… Yaa karena saya laki-laki normal… Hahahaha
Tamat

Iklan

Tentang Irman

Pembaca kehidupan. Apa? Mengapa? Kapan? Siapa? Yang mana? Bagaimana? Ohw Tuhan. Sungguh begitu banyak pertanyaan di otak ini.
Pos ini dipublikasikan di cerpen. Tandai permalink.

5 Balasan ke Bertemu Laki-laki Aneh

  1. Jejak Parmantos berkata:

    Ini kok ngeri yo mas… 😀

  2. Ida Raihan berkata:

    Bhahahahaha… cakep tu. Hikz…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s