Sebuah Tanya

“Bang mau ke mana” Bocah laki-laki yang serumah denganku itu bertanya…

Aku tidak pernah menjawab pertanyaannya, yang kulakukan hanya tersenyum, sambil mengelus kepalanya..

“Ihh si Abang kok ngga mau jawab” Katanya lagi kesal…
Entah itu pertanyaannya yang ke berapa? Aku terlalu introvert untuk membicarakan hal-hal kegiatan sehari-hariku, apalagi ke bocah itu, bocah yang tinggal se rumah bersamaku.

Akhirnya, Akupun berlalu sambil bilang salam dan melambaikan tangan….

Kata tetanggaku, Aku ikut jaringan teroris, kalo kata teman kuliahku aku jadi Wahabi, tetapi apalah artinya penilaian semua orang. Aku ya tetap aku, menjadi pendiam dan introvert adalah bawaan kecil yang belum mampuku lawan. Dan kali ini aku lebih memilih mensyukurinya, dalam nikmatnya hujan.

“Abang ngga jadi pergi nih, hujan” Pernah suatu hariku bilang begitu ke bocah laki-laki itu..

“Asikk, kita maen ya bang” Katanya lagi menimpali…

“Hm, maen apaan?” Akupun melanjutkan…..

Bocah laki-laki itu memang seorang yang sangat ceria, exstrovert dan expresiv, sangat bertolak belakang denganku.
Pernah suatu ketika ada tetangga datang bersilaturahmi aku hanya menyapa ala kadarnya dan kemudian malah asik mengurung diri di kamar, berbeda dengan bocah laki-laki itu yang malah nanya ini itu, sungguh kadang Aku menjadi pencemburu padanya.

“Maen ke rumah Adit yuk bang, tuh dia lagi main di depan” Katanya lagi, melanjutkan celotehan..

“Lohh kan hujan dek” Tegasku bilang padanya..

“Kita bisa pake payung bang, Agung ingin ngenalin abang sama kaka perempuannya adit” Katanya sambil menarik tanganku untuk mengambil payung.

Sebuah ungkapan yang membuatku kaget.

“Ngenalin? Hmmm… Apa-apaan ini” Pikirku..

Sosok perempuan sedang berdiri riang bersama adiknya sambil menunjuk-nunjuk ke arah kami yang berjalan ke arahnya…

“Yaa Ampun, sudah selama ini tinggal Aku belum tahu nama dari Kakanya Adit” Pikirku lagi..

Maka itu mengapa aku menerima tawaran bocah laki-laki kecil itu untuk berkenalan dan menyapa Kakaknya Adit…

Agung langitan namanya, bocah laki-laki itu, dia adalah adikku satu-satunya, kami memang tinggal hanya berdua, karena memang Orang tua sudah tiada, mungkin itu mengapa yang membuatku banyak muram, berbeda sekali dengan Agung yang luar biasa, yaa kali ini bolehkah Aku menceritakan tentang Agung Adikku…
Dia mungkin tidak akan pernah mengingat jelas tentang Ibu, karena ketika umurnya 2 tahun Ibu sakit dan akhirnya tiada, begitupun Ayah yang ketika umur Agung menginjak 4 tahun juga menyusul. Dan kali ini Aku menjadi satu-satunya keluarga Agung, yang mengurusi segenap kebutuhannya. Tetapi Agung adalah sosok yang menjadikanku banyak berubah.

“Hayooo bang maen ke rumah adit, hayo bang maen ke rumah Rina, hayoo bang anter aku maen ke rumah dewi” Suara itu teriang-iang terus di telingaku…

“Dekkk, bangun dekk bangun” Teriakku di telinganya ketika buru-buru membawanya ke rumah sakit…

Agung kecelakaan, tertabrak mobil ketika pergi bermain ke rumah dewi, diapun tak sadarkan diri, Aku buru-buru membawanya ke rumah sakit.

Dan ketika di ruang ICU, akupun menyesal karena tidak mengantarnya bermain ke rumah dewi ketika itu.

“Dek Agung, bangun dek, bangun…” Teriakku terus dalam mimpi..

Iklan

Tentang Irman

Pembaca kehidupan. Apa? Mengapa? Kapan? Siapa? Yang mana? Bagaimana? Ohw Tuhan. Sungguh begitu banyak pertanyaan di otak ini.
Pos ini dipublikasikan di cerpen. Tandai permalink.

6 Balasan ke Sebuah Tanya

  1. Sasmitha A. Lia berkata:

    Haduuuhhhh.. langsung yang jederrr…bagaikan petir menyambar di siang bolong..

    #ne aku ngomong apaan sih??😂😂😂

  2. ran berkata:

    K Irman, bagus kak alur ceritanya..

    Diharapkan kunbalnya ya ka di :
    http://inspirasidihati.blogspot.co.id/2016/03/siramilah-hatiku-yang-semakin-gersang.html?m=1

    Mkasih kk

  3. efi berkata:

    Abangnya pendiem ga lai sariawan, kan? hehehe #gagalfokus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s