Sejarah Kopi Cap Teko

Ada yang pernah nonton Film Filosofi Kopi? Benaran ada yang pernah nonton? Hehehee… Saya sendiri belum pernah, hahaha.. Tetapi kali ini saya akan membahas tentang kopi, tetapi bukan film Filosofi Kopi ya… Tetapi Kopi yang ada di bawah ini..

kopi cap teko (gambar diambil dari fjb.kaskus.co.id)

kopi cap teko (gambar diambil dari fjb.kaskus.co.id)

Toko Agus Kopi Cap teko. Dikemas dengan sangat sederhana dengan menggunakan kertas kecoklatan, wanginya harum sekali, khas kopi hitam. Rasanya luar biasa, lekat gurih dan pahit manis yang khas. Kopi ini sudah sangat fenomenal di daerah saya. Parung Kabupaten Bogor. Dari orang hajatan sampai orang tahlilan selalu ada kopi yang dikemas kertas kecoklatan ini. Walaupun sudah menjamur kopi-kopi lain yang banyak di-iklan-iklankan, kopi ini tetap tak terkalahkan. Terutama untuk kalangan orang tua yang memang sudah gandrum dengan kopi ini. Apakah seiring waktu kopi ini akan mampu untuk bertahan? Hm, hanya waktu yang dapat menjawabnya yaa…

Sejak saya masih kecil banget, ketika badan masih ceking dan hitam legam, kopi ini sudah mewarnai warga kampung, entah sejak kapan saya tak pernah mendapat jawaban yang memuaskan untuk informasi itu. Boleh jadi kopi cap teko ini sudah jauh lebih dahulu tinggal dan gandrum di kampung saya. Hahaa.. Kalo di rumah ada Bapak saya penikmatnya, sementara saya masih malu-malu kalo menikmati kopi hitam legam, soalnya mirip-mirip dengan kulit saya. Upss jangan bilang siapa-siapa ya..

Nah, karena penasaran sayapun coba browsing-browsing di Mbah Google, dan ternyata.. Jrengg.. jreng… jreengg.. Hasilnya nihil, tak ada info lebih dari Mbah Google mengenai kopi ini, yang ada hanya orang-orang yang menjual kopi ini di kaskus, di blognya atau lainnya. Satu-satunya yang saya tahu adalah kopi ini dijual di Toko Agus yang beralamat Jalan Pedati Nomor 27, dan itu memang sudah terlihat jelas pada kemasan kopinya. Coba kalian lihat baik-baik gambar kopi di atas. Sayangnya saya terlalu sok sibuk untuk menelusuri jalan pedati no. 27 itu. Huhuuu… Hmm… Mungkin ada teman yang tahu jalan pedati nomor 27 di bogor itu deket mana, atau bahkan apa ada teman yang lebih tahu tentang kopi cap teko ini? Boleh dong dishare ke saya.. Hahaaa….
#BayarhutangOnedayonepost
Sambil lanjut menyeruput kopi… Hmm.. Ajibbb…

Iklan

Tentang Irman

Absurd, tapi punya fisik nyata, bisa dilihat, diraba, diplototin, sekaligus bikin ngangenin banyak orang.. Ciyuss
Pos ini dipublikasikan di Artikel. Tandai permalink.

7 Balasan ke Sejarah Kopi Cap Teko

  1. NN berkata:

    Kalau udah dapet kopinya, saya mau juga yaa.. hehe. Salam kenal #odop

  2. afikaar berkata:

    Jalan Pedati No.7? Coba aja cari di Google Map CMIIW

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s