Doa, ucapan, pikiran dan perasaan

Apa yang terjadi pada diri kita sekarang adalah hasil repetisi doa-doa kita di masa lalu.

Doa yang dalam arti bukan hanya dari ucapan atau permintaan kita kepada Tuhan setelah melaksanakan Ibadah, tetapi tentang apa yang sering kita ucapkan, rasakan, atau berada di lintas pikiran dan juga perbuatan.

Semua tanpa kita sadari mewujud menjadi doa yang kemudian mengundang apa-apa yang ada pada diri kita sekarang.

Kita bisa tengok artis yang melantunkan lagu dangdut Bang Toyib nyata2 itu malah terjadi di kehidupannya. Tak pulang-pulang..

Apa itu sebuah kebetulan? Saya rasa tidak.

Jadi berhati2 lah dengan apa yang kita ucap, dengar, rasakan atau lakukan.

Maka konsep mendengarkan yg baik-baik berucap yg baik merasakan yg baik-baik melakukan yg baik-baik akan mengundang segala yg baik-baik kini tak terbantahkan.

Awas loh anak muda, jangan kebanyakan dengerin lagu galau.

Iklan

Tentang Irman

Pembaca kehidupan. Apa? Mengapa? Kapan? Siapa? Yang mana? Bagaimana? Ohw Tuhan. Sungguh begitu banyak pertanyaan di otak ini.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

2 Balasan ke Doa, ucapan, pikiran dan perasaan

  1. MAS DARSONO berkata:

    Yupz…
    ucapan adalah do’a 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s