Arsip Bulanan: Juni 2016

Sebuah Tragedi

Di awal puasa kemarin saya dikejutkan dengan sosok sahabat facebook yang saya anggap sebagai guru kehidupan buat saya. Beliau adalah seorang praktisi NLP dan yang paling membuat saya embuh atau hormat ke beliau adalah karena semangat hidup beliau yang pantang menyerah, meski beliau adalah seorang penyandang epilepsi. Saya pernah berjumpa 2 kali dengan beliau, dan beberapakali berbicara melalui telepon, membicarakan tentang banyak hal, terutama masalah penerbitan bukunya. Karena kebetulan saya bekerja di sebuah penerbit ketika itu.

 

Saya benar-benar marah ketika mendengar kabar “sesuatu” terhadapnya. Pasalnya seorang teman facebook yang memang dekat dengan┬ádia itu membuat status yang membuat saya terkejut, tercengang, dan bertanya-tanya apa yang sudah terjadi dengan dia. “Yaa Ampuun, jangan-jangan saya salah orang.” Pikir saya.

 

Bagaimana rasanya jika seseorang yang kita anggap baik + Saleh, karena saya tahu kalo dia adalah “simpatisan” partai dakwah, melakukan hal yang menurutmu di luar nalar? Hm, baiklah saya cerita sedikit. Dia melakukan pencabulan, ahh bukanlah, hubungan badan tepatnya, sebut saja begitu, alias perjinahan. Bagaimana semua ini bermula? Hm, Jadi si master NLP itu memberikan pelatihan atau coaching gratis kepada murid-murid atau sebut saja Mb A yang memang tertarik dengan dunia pengembangan diri. Sayangnya perkenalan dengan dunia NLP itu membuat Mb A malah terperosok dunia yang salah. Dia dirayu, diajak bertemu di hotel dengan atas nama coacing, dan diapun menurut saja, dan sampai di sana malah Mb A diajak ke kamar. Dan Jreng, terjadilah persetubuhan itu. Sayangnya semua terjadi begitu saja, malah si Mb A terkesan menjadi termakan rayuannya terus, dan terjadilah bukan hanya sekali persetubuhannya itu. Seremmmm bangettt…. Hm, yaaa, saya jadi ingat kasus Sitok Serengenge yang menghamili mahasiswanya yang modusnya hampir mirip. Kalo si Pakar NLP ini memberikan pendampingan pelatihan tentang dunia pengembangan diri, maka si sitok ini memberikan pendampingan sebagai seorang dosen dan dunia sastra. Dan terjadilah seperti itu, dan kalau dikulik melihat kasus seperti ini yaaa tak ada pemerkosaan. Loh orang melakukannya sama-sama rela, mau diusut gimana??. Meski yaa modus para ahli-ahli itu yang membuat lelaki jomblo ganteng macem saya merasa wedus gembel banget tuh orang…. Orang udah pada punya istri malah ngakalin wanita lain, mending kalo dinikahin, tapi buat dimaenin doang… Hmm… Geram banget rasanya sama orang-orang yang kaya gitu. Celakanya bukan hanya perasaannya yang dimaenin tapi diperawanin, disetubuhin kemudian tinggal…..

“Yaa Allah, semoga kita dilindungi dari sifat demikian, dan jangan sampai orang-orang yang kita cintai menjadi korban”

Saya kira tulisan ini adalah sebagai bahan perenungan buat teman-teman semua, termasuk saya, supaya untuk berhati-hati kepada setiap orang bahkan dengan orang yang kita “kenal” sebagai orang baik sekalipun..

Terima kasih ­čÖé

Iklan

“Apa kabar?”

“Apa kabar?” Hey, yaa ampun, saya sedang menanyakan pertanyaan itu ke siapa? Hehehee.. Tentu saja kepada diri sendiri, blog ini memang ya tujuannya itu. Sebagai jejak saya pribadi, hmm.. Maaf ya kalo temen-temen saya cuekin, jarang update dan juga berkunjung silaturahim ke kediaman teman-teman. Saya sibuk. Halahhh… seribu alasan saya ungkapkan deh, walau cuma dengan satu kata sibuk.. Huhuhuu..
“Hey, Apa kabar?” Ijinkan saya untuk menjawabnya ya teman-teman. Kabar saya luar biasa, ramadan ini alhamdulillah berjalan sudah hari ke 5. Saya baik-baik saja, sehat dan tidak kurang sesuatu apapun. Jadi kegiatan selepas melepas menjadi status karyawan sekarang ya gitu, “Gitu gimana?” hehehee.. Saya sekarang rajin ngurus usaha nih boleh di cek kok websitenya..
Nah, jadi ternyata tidak semua usaha yang dimulai itu akan berjalan lancar jaya seperti jalan tol. Ada pahit ada manisnya, ada sepi ada ramainya. Pengalaman saya bilang persiapkan apa yang kamu lakukan. Karena keburuntungan berpihak kepada orang yang siap. Hehehe, dan saya sudah mempersiapkan diri kok, tapi kurang sempurna. Nah, dengan begitu saya jadi belajar dan bisa cerita di sini. Resmi 3 bulanan ngurusin website berbayar yang pake domain, ehh malah melempem dari segi trafiknya. Kabar baiknya Tuhan Maha Baik, saya dulu pernah bikin blog gratisan website jasa yang sama, dan itu saya update lagi deh, dan syukurnya dari itu blog gratisan kok malah trafiknya lumayan. Bahkan dari segi pencarianpun blog gratisan itu lumayan. Oh Yaa Ampyun. Baik, saya kira cukup untuk bicara tentang saya. Nah sekarang silahkan temen-temen ceritakan sendiri tentang dirinya, atau apapun yang ada di kepala. Loh, orang tulisan ini juga gitu kok, cuma meluapkan apa yang ada di kepala. Yaa sudah, silahkan teman-teman cerita masing-masing, setidaknya sama seperti saya. Sekedar meluapkan apa yang ada di kepala.
Bye… bye….