Mengenang Dzulhijah

Dzulhijah sudah terlewati, muharrampun sudah lengkap satu purnama. Tadinya saya tidak berniat menulis tulisan ini. Namun, momen yang menggreges di hati rasa-rasanya teramat sayang untuk tidak mendapat satu catatan kenangan.

Mungkin mengeluarkan hewan qurban bagi kebanyakan orang adalah hal yang sangat biasa. Tetapi izinkan saya berbagi di sini, karena saya belum menjadi barisan orang yang sudah terbiasa mengeluarkan hewan qurban itu. Bulan dzulhijah tahun ini adalah bulan yang amat menggembirakan, ini kali pertama saya mengeluarkan hewan qurban. Bukan untuk saya pribadi, tapi biarkanlah keutamaan hewan qurban itu menjadi berkah untuk satu sosok spesial dalam hidup saya. Sosok itu bernama Ibu, semoga hewan qurban itu menjadi amal bakti kepada beliau, walau saya yakin seyakin-yakinnya, persembahan ini tidak ada apa-apanya dari perjuangan beliau melahirkan, dan mengurus saya sampai sebesar ini. Cuma secuil kebaktian, yang bahkan nilai keikhlasannyapun belum tentu ada, atau mungkin hanya ajang ujub belaka. Semoga Allah mengampuni jika rasa itu terbersit di dada.

Tetapi, ini bukan tentang persembahan hewan qurban. Ada rasa yang mengalir di hati. Saya amat dan teramat bahagia, momen yang teramat saya tunggu. Walau belum bisa memberangkatkan haji orang tua, syukurnya saya bisa memberi satu persembahan hewan qurban untuk sosok yang amat spesial itu. Semoga ini menjadi jalan, suatu saat nanti bisa memberikan sesuatu yang lebih besar, dan lebih bermanfaat, atau mungkin sekalian saya bawain aja dalam bentuk menantu pengertian, yang didambakan para orang tua. Hehehehe…

Sesi pemotongan hewanpun menjadi momen yang menggetarkan, air mata saya meleleh sambil memegang sang hewan yang sudah teronta-ronta karena dipenggal, momen ini menjadi suatu hal yang istimewa. Sejarah untuk pertama kalinya saya mengeluarkan hewan qurban untuk seseorang yang spesial, dan semoga berlanjut tahun ke tahunnya, atau bulan ke bulan, atau minggu ke minggu, atau hitungan jam, menit dan detik, tentunya dalam bentuk pengabdian lain, bukan hanya tentang hewan qurban. Semoga dengan begini bertambah Iman dan Taqwa, untuk saya dan untuk orang-orang spesial dalam hidup, atau untuk kita semua. Bahwa sesungguhnya berbagi itu sungguh memberikan efek yang luar biasa. Alhamdulillah..

Tulisan ini dibuat dalam rangka kenangan, agar terarsip baik dalam wordpress ini.

pemotongan-hewanqurbanpemotongan-hewan-qurban2

Iklan

Tentang Irman

Pembaca kehidupan. Apa? Mengapa? Kapan? Siapa? Yang mana? Bagaimana? Ohw Tuhan. Sungguh begitu banyak pertanyaan di otak ini.
Pos ini dipublikasikan di Curhat. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s