“Merasa” Kecil sekali.

Apapun, jika melihat ke atas akan selalu merasa kecil, langit luas itu membentang, jauh melebihi bumi di bawahnya. Bahkan, di atas langit masih ada langit. Coba direnungkan.! Jadi bukan tentang kecil atau besarnya ya man, ini adalah soal peran masing-masing. Bumi punya perannya, begitupun langit, daun punya peran, begitupun batang pohonnya, kuman yang tak terlihat oleh mata juga punya perannya, gajah yang besar juga punya perannya. So, bukan tentang keci besarnya ya man. Ayoo, semangat lagi yahhh, kamu harus punya peran dalam hidup ini. Bukannya manusia itu makhluk pemilih, yang bisa memilih peran apapun dalam hidupnya. Hanya saja, semua harus diiringi doa dan usaha. Yapp, doa dan usaha jadi faktor pembeda dari sekedar orang-orang yang mimpi belaka. Jadi, kamu mau jadi orang yang seperti apa man?

Jawaban…

Sebenarnya ini semua membuat saya merasa kecil sekali, untuk saat ini bahkan saya ada di rumah, pengangguran, pilihannya ya cari kerja lagi. Atau besarkan usaha. Hm, sebenarnya usaha saya sudah jalan, sekarang sudah ada proyek lagi satu. Alhamdulillah, pemasukan akan segera datang. Mohon doanya. Kejadian di proyek sebelumnya membuat saya agak merasa kecil, di proyek pertama uang saya nyangkut dan tidak jelas, dan di proyek kedua juga begitu. Keduanya terjadi ketika saya butuh uang yang lumayan, karena ingin melamar anak gadis orang. Dan, saya masih ingat betul, ketika si gadis menghela napas, kalo tabungan saya “seginih”. Sakit kawan, sakit sekali.. Sedih ini biar saya telan bulat-bulat. Dan yang sedang saya pikirkan adalah, jika begini terus kapan saya menikahnya, kapan saya maju ke depannya. Ini rasanya menyakitkan. Butuh terobosan

Kedua, saya melihat di facebook si gadis, dia dekat sekali dengan seseorang yang menurut kacamata saya sekufu dengannya, atau boleh dibilang sosok itu lebih dari saya dari soal pendidikan, dari soal profesi dan sebagainya. Ini menyakitkan sekali rasanya, duhh, jangan-jangan ini hanya kacamata kuda saya yang belum bisa berpikir lebih jernih. Semoga begitu…

 

Pada akhirnya saya kutip doa Nabi Muhammad Salllallahu Alaihi Wa salam..

“Yaa Allah, aku berlindung kepadaMU daripada rasa gelisah dan sedih, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat pengecut dan bakhil, dari tekanan hutang dan kesewenangan orang.”

Iklan

Tentang Irman

Absurd, tapi punya fisik nyata, bisa dilihat, diraba, diplototin, sekaligus bikin ngangenin banyak orang.. Ciyuss
Pos ini dipublikasikan di Curhat. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s