Tuhan…

​Tuhan…

Mengapa kah aku begitu alfa dalam mengingatMu?

Hingga sombongnya aku merasa sanggup atas kemampuanku

Hingga berharap pada makhluk menjadi terasa lebih mudah di banding berharap padaMu

Hingga mencintai makhluk terlihat lebih indah di banding mencintaiMu

Hingga memperbaiki diri demi nampak mulia di hadapan manusia menjadi utama  di banding di hadapanMu

Hingga alih-alih mengejar impian demi kemaslahatan, padahal aku sedang mengejar dunia dan seisinya, sementara aku lalai mengejar ridhaMu

Hingga mudah bagiku memandang salah dan buruk pada sesuatu, seolah aku yang paling benar dan baik.
Tuhan…

Mengapa kah hatiku begitu munafik pada diriku selama ini?

Tuhan…

Jika aku ingin kembali, maukah Engkau menerimaku.

*Ra

Iklan

One thought on “Tuhan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s