Arsip Penulis: Irman

Tentang Irman

Pembaca kehidupan. Apa? Mengapa? Kapan? Siapa? Yang mana? Bagaimana? Ohw Tuhan. Sungguh begitu banyak pertanyaan di otak ini.

Doa, Aamiinkan Saja

​Untuk setiap hati yang pernah aku lukai namun aku abai, Aku terlewat egois merasa yang paling banyak mengarungi luka, tanpa aku sadar, diri ini juga pernah melukis luka bahkan hingga lupa Untuk setiap hati yang pernah aku sakiti namun aku … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Tuhan…

​Tuhan… Mengapa kah aku begitu alfa dalam mengingatMu? Hingga sombongnya aku merasa sanggup atas kemampuanku Hingga berharap pada makhluk menjadi terasa lebih mudah di banding berharap padaMu Hingga mencintai makhluk terlihat lebih indah di banding mencintaiMu Hingga memperbaiki diri demi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | 1 Komentar

Melihat Langit

​Jika kau ingat teori vibrasi yang pernah kau ceritakan padaku. Jika kau ingat teori mestakung yang juga pernah aku sampaikan padamu. Bukankah kedua teori itu yang pernah membawa kita berjumpa? Namun sayangnya ada teori yang lebih kuat untuk membuat kita … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

IBU SAYA SAKIT, MOHON DO’ANYA

Dari awal bulan ramadan kemarin Ibu merasakan sakit pinggang yang belum juga hilang, pengobatan awal saya bawa bekam ke seorang terapi, tapi setelah bekam, masih ke rasa juga. Saya puter otak, kira-kira apa yang harus dilakuin lagi. Dapetlah ke klinik … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Curhat | Meninggalkan komentar

Benci Buta atau Cinta Buta?

​Benci buta- Seseorang tak ada baiknya di mata si pembenci, semua dan apa yang dilakukannya dianggap salah. Bahkan ketika dia menginjak semut sekalipun, pasti diusut.  Cinta buta- Apapun yang di lakukan seseorang dianggap baik semua oleh pecintanya, yang nyata2 salahpun … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Bertemu Seorang Guru

Apa yang harus saya lakukan setelah ini? Itu yang jadi PR saya pribadi, setelah berjuang total untuk sesuatu yang saya ingin capai, tapi jawaban Tuhan belum menganggukan, apa yang harus saya lakukan? Hm, sepertinya, obrolan minggu sore dengan Pak harry … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Curhat | Meninggalkan komentar

Jatuh, tapi kemudian tertawa.

Tepatnya 2 hari lalu, saya dan ibu pergi ke makam Mbah, yaitu bapaknya Ibu. Katanya dulu, ketika umur Ibu saya sekitar 4 tahun, embah atau bapaknya ibu meninggal dan di makam di kebon dekat pinggir sawah. Medan tempatnya lumayan curam, … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Curhat | Meninggalkan komentar

Move on itu adalah soal keputusan, tidak lagi tentang perasaan.

​Beberapa waktu kemarin, saya dilanda galau karena maksud hati ingin melamar anak orang malah mendapat penolakan. kalo boleh dibilang sakit ya sakit. Yang lebih menyakitkan lagi sebenarnya bukan lagi tentang si perempuan. Tapi, bagaimana saya menerima kenyataan kalo saya banyak … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Budaya Nyekar dan Maqam

​”Nanti, kalo gue mati, lu mah cuma setahun sekali datengin ke kuburan gue ya!” Tadi malam, menjelang berangkat tahlil di rumah tetangga yang belum lama ini meninggal. Ibu saya berucap, beberapa hal. Intinya malam jum’at ini bakal ada pengajian akbar … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Imajiner Ikhlas…..

​Harus ikhlas dengan segala yang terjadi. Kadang dalam hidup ini ada hal-hal yang tidak bisa kita kendalikan walau sekuat apapun kita berusaha” Rina Shu.. Setitik embun ketika itu jatuh tepat ke hati, sungguh menyegarkan apa yang ada di dada. Tapi … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar