Pengalaman Ittikaf di Masjid An-Nahl The ICON BSD City

Punya niat buat ittikaf di malam-malam menjelang akhir ramadhan? Bisa, ke An-Nahl aja, fasilitasnya lumayan memanjakan jamaah. Dari makan sahur, buka puasa, dan ada laundry plus full wifie. Dan yang paling penting kajiannya yang berisi, diisi sama para hafidz yang punya jam terbang tinggi juara internasional. Tarawihnya ada dua versi, yang di awal  ba’da isya 11 rakaat, di malamnya jam 22;00 mulai untuk tarawih 23 rakaat, bacaannya gak nanggung-nanggung, bisa 5 juz, selesai jam 1 dinihari (khusus yang 23 rakaat). Heheeee.. Kuat? Cobain aja dulu…

 

Nah, bagi yang sudah tidur setelah kajian hadist dari setelah tarawih ba’da isya, jam 2 dinihari kita dibangunkan untuk tahajud 8 rakaat. Lumayan, 1 juz aja. Lanjut makan sahur, ada coffe dan teh juga. Dan yang paling mengagumkan semua fasilitasnya gratis-tis-tis. Hehehee… *Pesen buat para pemburu gratisan.

 

Mesjid ini ukurannya terbilang tidak terlalu luas, tetapi lumayan nyaman, berada di sekitaran BSD city the ICON. Gak jauh dari AEON MALL BSD. Makanya, jamaah ittikaf di 10 hari akhir ramadhan udah lumayan full (panitia konfirmasi ada 500 orang), dan sebaiknya daftar dari awal-awal ramadhan untuk ittikaf di masjid ini. Karena kalo daftar pas menjelang akhir ramadhan, kita gak kebagian kouta, walau begitu silahkan aja kalo mau nekat tetep nginep, dengan resiko tanpa terdaftar, tentu fasilitasnya juga dapet sisa-sisaan.. Hehehee, tapi untuk makan dan buka, kadang malah berlebih-lebih makanan yang ada. Intinya jangan takut lapar untuk buka dan sahur di An-Nahl.

Setelah taraweh kita diberikan coffe sambil mendengarkan kajian dengan Ustadz Deden, ustadz muda hafidz Qur’an, beliau menghafal Qur’an tidak kurang dari 56 hari, sekaligus founder Indonesia Murojaah, kalo mau lihat lebih banyak profilenya bisa dilihat di http://www.indonesiamurojaah.org

Salah satu pesan beliau yang saya ingat pas kajian Hadist semalam, jauhinya sebagian prasangka, karena sebagian itu buruk dan dosa, nah, pesan buat yang suka nyinyir ke penguasa hehehee.. ini pesan bagus, udah, ngga usah husnudzoon, kita ngga tau, bisa jadi yang kita sedang kita buruk sangkain ini lagi taubat, lagi istighfar. Tapi soal 2019 jangan dipilih lagi, kira-kira begitu pesan beliau. Ngena, dan bijak…

Ehh, di seberang jalan ada ruko orang non muslim yang jualan dan kita bisa belanja, jajan-jajan juga di situ, ngga apalah, saling bersinergi.

 

Nah, An-Nahl juga sedang melakukan perluasan, mungkin tahun depan akan semakin kece buat melayani jamaah, katanya baru pembebasan ruko di sampingnya, gak tangggung-tanggung 4,5 M. Bagi yang mau nyumbang ya dipersilahkan, yaaaa gini loh, kita ngejar gratisan boleh aja, tetapi untuk beramal juga jangan absen. Di sediakan kotak di depan yang masing-masing kotaknya sudah ada nama-nama judul mau diperuntukan apa. Mau Ittikaf sekarang ke An-Nahl? Saya sudah, walau ilegal karena gak ke daftar, tapi masjid ini MasyaAllah, bikin kita bangga sama Masjid. Terima kasih seluruh panitia Ittikaf An-Nahl.

Sayang sekali, saya gak ambil foto, duh….

Alamatnya: The ICON BSD CITY, Ruko Horizon Broadway M5 No. 3 Jl. Horizon Broadway Sampora, Cisauk Tangerang.

Iklan

NYUCI MOTOR SENDIRI?

Pagi hari, mau nyuci motor sendiri yang kotornya pake bangett, nget, nget…

Hahahahaa Ehhh tapi, pada akhirnya memilih bawa ke tukang steam motor ajah, aahh dasar, pemalas, kata sosok lain dari diri saya bilang, walau sambil ngakak…. wkwkwkwk… Sosok yang paling sering diajak diskusi oleh kita tidak lain adalah diri sendiri, iya kan? Ngaku deh, coba deh cek…

 

Yaa udah, udah kita ngomongin nyuci motor aja deh, fokus,fokus… Kalo melebar jadi buyar….. Hahahhaaa, saya gak malas, bukan, ini bukan tentang malas atau bukan. Tapi lebih kepada kita harus bantu orang lain dalam hal ini saya bantu tukang steam, supaya usahanya muter, jalan.

Bayangin kalo setiap orang nyuci motornya sendiri, bagaimana jadinya? Usahanya bakal stug, apa yang mau dicuci. Maka, saya katakan sekali lagi, steam butuh orang-orang seperti saya, yang mau dicucikan motornya.

Dan saya cukup bayar dan mengucapkan terima kasih kemudian. Apa anda masih berpikir kalo saya sebagai orang malas? Masih?.. Saya rajin cari uang aja, yang nyuci motor biar kita bantu orang yang memang menggarap di bidangnya. Supaya uang saya muter, ngga ngendep gitu ajah. Alesan sih, tapi masuk akal banget kan, supaya hiduplah dunia usaha kita… Jangan mau kaya yang hanya sendiri……

 

Baik nyuci sendiri atau dicuciken itu pilihan, tiada yang lebih baik ketimbang dari motor yang gak pernah dicuci-cuci.

 

Selamat pagiii.. Dari tempat penyucian motor…

 

Hari ketiga Training ESQ tanggal 25 Februari 2018

Seperti biasa coach Iman mengawali dengan menari, ehh satu hal yang belum saya sampaikan ke teman-teman semua, bahwa pada setiap sesi permulaan setiap training ini selalu diawali dengan doa Alfatihah, bahkan ditengah sesi ketika kita sama-sama berdoa juga sering diselipkan oleh Pak Ary pelafalan Al-fatihah, dan puncaknya di hari ketiga, kita bersama-sama sampai kepada konsep ke 4 yaitu Learning Principle, yang bermuara ke surat Alfatihah. Ummul Qur’an yang 17 kali kita baca dalam salat setiap hari.

 

Yang saya kaget di Training ini ada Non Muslim, hehehee.. Mungkin setidaknya semoga menjadi jalan hidayah buat mereka, karena basic training ini kuat sekali berbicara tentang tauhid.

 

Baiklah, tidak berlama-lama, saya rangkum saja kesimpulan training ESQ New Chapter sebagai berikut.

 

7 NILAI DASAR ESQ 165

 

1.JUJUR adalah pengabdian kepada = AL-MU’MIN

2.TANGGUNGJAWAB = AL-WAKIL

3.VISIONER = AL-ÂKHIR

4.DISIPLIN AL-MATIN

5.KERJASAMA = AL-JÂMI’

6.ADIL AL- ADL

7.PEDULI = AL-BASHIR

 

 

 
   

 

 

THE ESQ WAY 165 and SD ISLAM AL-HUSNA

 

 

 

 

 

IKRAR THE ESQ WAY 165

Satu Nilai, Enam Prinsip, Lima Langkah

 

1 (Satu) Hati:

Allah melihat setiap langkahku

 

6 (enam) Prinsip:

  1. Allahadalah Tuhanku
  2. Malaikatmencatat perbuatanku
  3. Nabidan Rasul teladanku
  4. Kitab Sucipedomanku
  5. Hari Kemudiancita – citaku
  6. Ikhlasdan Tawakal sikapku

 

5 (lima) Langkah:

  1. Pengabdian kepada Allah syahadatku
  2. Sholatkarakterku
  3. Puasabentengku
  4. Zakatkeluarkan potensiku
  5. Hajiderap langkahku

 

THE ESQ WAY 165 and SD ISLAM AL-HUSNA

6 (ENAM) PRINSIP Membangun Mental:

 

  1. STAR PRINCIPLE

Orientasi hanya kepada Allah Yang Maha Esa.

  1. ANGEL PRINCIPLE

Integritas Malaikat, tanpa pamrih.

 

  1. LEADERSHIP PRINCIPLE

Meneladani kepemimpinan Nabi dan Rasul.

  1. LEARNING PRINCIPLE

Manusia pembelajar, berpedoman pada kitab suci-Nya.

 

  1. VISION PRINCIPLE

Visi jauh kedepan (Dunia & Akhirat).

  1. WELL ORGANIZED PRINCIPLE

 

Siap dan ikhlas menghadapi segala peran, kondisi, tantangan dan resiko.

Kenang-kenangan Sertifikat dan Kartu Peserta

Kenang-kenangan sertifikat dan nametage

(Sumber: myalhusna1987.wordpress.com)

 

Kalo ada yang mau ikutan trainingnya rekomended ye, nilai uang yang Anda keluarkan bukan sesuatu apapun dibanding dengan apa yang Anda dapatkan. Training terdekat bulan Mei, saya lupa tanggalnya. Boleh WA saya sekalian kalo mau ikut, nanti saya bantu arahkan ke panitia

0838-1846-0939

Training ESQ New Chapter hari kedua

Sabtu 24 Februari 2018, seperti biasa yang memandu awal training adalah Coach Iman, seorang yang humble dengan suaranya yang khas, pembawaannya meyakinkan, kita diajak menari-nari lagi, lumayan cukup membuat keringat keluar dari pori-pori. Dan dikejutkan dengan datangnya gubernur DKI Jakarta, Pak Anies Baswedan, hehee.. bikin heboh, pak Anies berpesan pembangunan karakter dimulai dari diri pribadi, dengan berkontribusi ke sesama, tetangga, dan orang yang paling terdekat. Beliau memuji konsep Menara 165 dengan nilai-nilainya. Luar biasa… hehheee

Pak Anies Baswedan, datang ke ESQ 165

 

Coach Iman menyentuh ke sisi Prinsip kedua dalam konsep ESQ, tentang, mau dimanapun apapun yang diperbuat, sendiri atau banyak orang semua tercatat dalam amalan, karena DIA Maha Mengetahui, sebagaimana konsep malaikat yang berhati suci berbuat baik tanpa syarat lagi.

Setelahnya Pak Ary Ginanjar menceritakan tentang sosok Nabi Muhammad, sebagai konsep ketiga yaitu Leadership Principle, mengapa kita meneladani dan mencintai Rosul, tidak lain karena Beliaulah yang memplopori sehingga kita berada dalam agama suci, melanjutkan konsep Ibrahim tentang agama Tauhid, suasana menjadi emosional ketika diceritakan begitu luhurnya pribadi Nabi, dan betapa Beliau mencintai umatnya, dibuktikan ketika sakratul maut, beliau menyebut-nyebut umati, umati, umati. Konsep ketiga inilah yang ditanamkan ke peserta, meneladani Nabi dalam sosok pemimpin ideal, lewat sikap-sikapnya.

Apa yang membuat seseorang dijadikan pemimpin

Pertama Beliefnya, dan Nabi punya belief yang teguh, kepada Tauhid. Inilah yang menjadi pegangan yang amat kokoh dalam kehidupan.

Kedua Valuesnya, Apa values Nabi, mengambil ke konsep sikap Nabi yang Amanah, Fathanah, Tabligh, siddiq.

Ketiga Actionnya, Nabi ketika berjalan seperti menuruni puncak bukit, dan seterusnya, begitu banyak konsep action nabi yang bisa kita teladani.

 

Di sini dikisahkan pula tentang nabi Ibrahim bagaimana Beliau bermimpi untuk memotong Isma’il, dan kemudian dikisahkan dengan sangat baik oleh pak Ary Ginanjar, di mana secara filosofis menggambarkan bagaimana kita melepaskan kecintaan-kecintaan kita terhadap dunia, sehingga satu tujuan kita adalah Allah, seperti State atau dasar yang digambarkan, Laaillahaillallah…

 

Pada prinsipnya setiap orang mempunyai kekuatan, dan seperti sikap Asmaul Husna Allah, manusia juga mempunyai percikan, percikan sikap itu dengan kadar terbatas. Berbeda dengan sikap Allah yang tak terbatas. Di sini pak Ary menyuruh peserta untuk mengenal dirinya dengan lebih baik, seperti apa yang disampaikan Nabi, barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya.

Terakhir kita diajak untuk mengikuti permainan, seru tapi kalo lebih seru lagi kalo kalian ikut sendiri Trainingnya, hehehhehee…… tapi karena saya orangnya baik ya saya ceritain deh yee…

Kita diajak mengikuti permainan meniup balon, lalu kemudian balon itu dilepas dengan mengarah tujuan tertentu, yang menang dapat piala, bahwa sesungguhnya meniup balon adalah bagian dari usaha kita, sementara sekuat apapun ikhtiar kita dalam meniup balon, yang lebih dahulu sampai belum tentu kita, karena bergantung kepada nasib balon yang terbang ke depan atau malah ke samping. Mengikuti konsep Sa’i dalam haji, bulak balik Siti Hajar mencari air sampai 7 kali balik, tetapi air malah munculnya di kaki Isma’il.

Kenang-kenangan bareng Coach Iman yang Kece, heheeee

lanjut ke bagian ketiga yaa DI SINI

Mengikuti Training ESQ New Chapter 23-25 Februari 2018 (Hari Pertama)

 

Apa yang saya dapat dari training ESQ ini? Jawabannya banyak, walau tidak berwujud materi, tetapi selalu ada hal yang lebih berharga dari sekedar materi. Sesuai temanya ESQ (Emosional, Spiritual Qoutient).

 

Secara umum pertama kali training saya bingung, ini kok banyak geraknya, nari-nari, tepok tangan, dan gerakan lucu lainnya, hehehee… Ternyata itu adalah bagian dari cara menyampaikan materinya pak Ary Ginanjar, supaya peserta tetep bersemangat, karena gerak membuat jiwa kita lebih fokus setelahnya. Atau saya pernah mendengar istilah NLP dari seorang teman, I Follow you, I Follow you, you follow me, saya kira hal inilah yang dipraktekan pak Ary Ginanjar dalam trainingnya.

 

Secara penjelasan ada yang namanya Kinestetic-Audiotery-Visual, kinestetic adalah gerakan, Audiotery pendengaran, dan visual adalah penggambaran, secara umum penyampaian pak Ary Ginanjar berpegang pada prinsip ini. Dan total banget pembawaannya, bikin yang menyaksikan merinding. Satu hal yang paling merasuk ke saya adalah senyuman tulus Pak Ary Ginanjar yang tak berkesudahan, dari hari pertama sampai hari ketiga. Padahal beliau sehari sebelumnya baru pulang umroh dan sebelumnya lagi dari Australia, Singapur, dan Malay, gak ada hari liburnya ini orang, bener total sama apa yang sudah jadi bagian hidupnya.

 

Isi materi trainingnya kembali ke Fitrah manusia, secara sadar atau tidak sadar kita sering bertanya ke dalam diri sendiri siapa dan mau kemana kita? Dan di sinilah menurut saya keunggulan ESQ dari materi training motivasi lain. Menemukan tujuan dan siapa jatidiri manusia. Bagaimana caranya, secara garis besar pemahaman ESQ basicnya Al-Quran dan Hadist, dikisahkan bagaimana seorang Ibrahim meminta kepada Allah untuk mempunyai keyakinan hati yang menghujam di hati. Dan ketika itu Allah suruh Ibrahim memanggil burung-burung dan kemudian dia mencincang-cincangnya dan memisahkan tubuh burung yang dicincangnya itu di antara bukit-bukit, kemudian Allah suruh Ibrahim untuk memanggil kembali burung itu ke hadapannya. Dan itulah kisah Ibrahim yang Agung.

 

Lalu bagaimana dengan kita yang manusia biasa untuk memperoleh keyakinan yang menghujam di hati? Dikisahkan secara visual tentang penciptaan Alam semesta yang pada prinsipnya berkesesuaian dengan apa yang disampaikan Al-Quran, ada yang tahu teory Bigbang ya? Kalo belum, googling deh, terus baca ayat Al-Quran tentang penciptaan alam semesta di bawah ini.

 

“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” isi Surah Al Anbiya Ayat 30.

 

Penggambaran multimedia yang keren membuat peserta dapat secara feelnya, digambarkan tentang manusia sebagai makhluk kecil seperti debu dibandingkan alam semesta yang megah. Di bagian ini banyak yang terisak secara emosi, tercabik-cabik secara ego, kita manusia selama ini kadang bersikap sombong, merasa paling kaya, paling cantik, paling pintar, dan paling  ini dan itu lainnya, tetapi nyatanya kita hanya seonggok daging kecil yang membawa kotoran kemana-mana, kecil, kecil sekali.

 

Ini basic dalam hidup, menyadari sesadar-sadarnya, siapa kita dan mau kemana, bagaimana bersikap dan tetap optimis dalam mencapai tujuan.

 

Di bagian akhir peserta diajak menyelami alam bawah sadar yang secara teory menguasai diri manusia dalam bersikap dan kita diajak membuang apa yang membuat terbelenggu di dalam dada, bagian ini cukup berhasil membuat peserta teriak sekeras-kerasnya, membuang apa yang tidak disukai dari dirinya, perasaan gak percaya diri, kurang syukur dan lainnya.

Ehh, btw ini pesertanya sampai 500 an orang, buanyak yaahh… Harga tiketnya lumayan loh, bahkan ada yang dari singapura dan Malaysia…

 

Lanjut Bagian Kedua yaw….

Di sini

 

Di Jual tanah lokasi parung Bogor

Tanah dijual surat tanah Akta Jual Beli, tanah warisan, jadi tidak bermasalah.

Cocok untuk dijadikan rumah tempat tinggal, atau untuk investasi, mau buat perumahan juga monggo, di bawahnya sudah ada perumahan Inkopad, akses mudah, ada angkot 117 parung bojonggede, kondisi tanah di atas, jadi tidak rawan banjir.

Lokasi dekat pemukiman
harga murah dan letak strategis
bisa untuk buat rumah sekaligus kebun yang luas
10 menit dari pasar parung dan 20 menit dari statiun bojonggede

Buka Harga 300 Juta(Nego Tipis)

Boleh jika mau survey terlebih dahulu hubungi saya Irman
Hubungi saya di 0838-1846-0939

atau yang ada Whastapp silahkan klik link di bawah

 https://api.whatsapp.com/send?phone=6285714078512&text=Halo%20Admin%20Saya%20Mau%20tanya%20tanahn

 

Sinopsis dan Review Film DANGAL

DANGAL

Foto oleh Irman

Foto oleh Irman

 

Film India ke sekian yang saya tonton. Berkisah sosok laki-laki yang diperankan Aamir Khan yang hobi dan merupakan mantan Atlet Gulat, yang pernah mengubur cita-citanya karena keadaan ekonomi.

“Aku sangat sayang dengan anak-anak perempuanku, tetapi, ketahuilah, hanya anak laki-laki yang bisa mewujudkan cita-citaku” Sepotong percakapan Mahavir phogat dengan istrinya, ketika dia merasa sangat bersedih karena tidak mendapatkan anak laki-laki sampai anak ke 4nya lahir.

Mahavirpun mulai melupakan mimpi dan cita-citanya, untuk meraih emas untuk negaranya dalam olahraga gulat. Karena ketika dia memutuskan berhenti dalam olahraga gulat, dia berjanji jika dia tidak mendapatkan emas dan membela negaranya, kelak anak laki-lakinya yang akan mewujudkannya. Walau sayangnya dia tidak pernah mempunyai anak laki-laki.

 

Harapan itupun datang, ketika Geeta dan Babitha dimarahi oleh tetangganya, karena memukul anak laki-laki sampai babak belur.

Bukan marah, Sang Ayah malah merasa bangga, dan berjanji akan melatih kedua anaknya untuk menjadi pegulat. “Buah memang tidak jauh jatuh dari pohonnya” Demikian perkataan sang Ayah pada dirinya sendiri, ketika Geeta dan Babitha menceritakan kronologis kejadian itu.

“Hukuman yang sangat mengerikan oleh karena memukul anak laki-laki” Dengung Geeta, ketika bercakap dengan Babitha, sambil merasa menyesal sudah melakukan perkelahian itu.

Pasalnya kedua anak perempuan itu disuruh bangun setiap jam 5 pagi, tidak boleh ikut memasak, bermain, atau bernyanyi. Ayahnya benar-benar menyiapkan diri mereka untuk menjadi seorang pegulat. Berlari, berenang, dan aktivitas fisik lainnya.

Lucu, menarik, heroik dan penuh kekesalan bercampur aduk di film ini. Geeta dan Babitha  awal-awal teramat enggan untuk meneruskan latihan ini sehingga merencanakan banyak hal, supaya ayahnya bisa menerima kalo mereka ingin menjadi perempuan normal yang bisa memasak, bermain, bernyanyi. Bukan pegulat yang merupakan olahraga laki-laki.

Tetapi jalan cerita berubah, ketika seorang anak perempuan berumur 16 tahun teman Geeta dan Babitha itu dipaksa menikah dengan seorang laki-laki yang tidak pernah dikenal sebelumnya.

“Kalian punya ayah yang hebat, yang memikirkan masa depan, aku iri kepada kalian, sedangkan aku dipaksa menikah dengan laki-laki yang bahkan tak pernah kulihat sebelumnya” Cetus sahabat mereka, pernyataan yang membuat mereka berpikir dan terpecut untuk serius menjalani latihan yang diberikan ayahnya.

Dan akhirnya, hari itupun tiba, Mahavir membawa Geeta untuk bertarung melawan anak laki-laki, walau kalah Geeta melakukan perlawanan yang sengit dan mendapat hadiah khusus sebesar 50 Rupee dari seorang tokoh.

Kekalahan itu ternyata membuat Geeta tak bisa tidur, dan menanyakan kembali kepada sang Ayah, kapan ada pertarungan lagi. Cemoohan masyarakat di awal berubah menjadi puji-pujian ketika Geeta bisa mengalahkan anak laki-laki dalam setiap pertandingan. Mahavir menorobos tradisi kampung yang teramat kokoh ketika itu, bahwa anak perempuan cukup bisa masak, dan ketika sudah mencapai usia remaja dicarikan suami tanpa ada keahlian lainnya.

“Akan aku buat merekalah (Geeta dan Babitha) yang akan memilih lelaki, bukan dipilih” Begitu pernyataan mahavir kepada istrinya, ketika ditanya bagaimana nanti masa depan anaknya, apa akan ada laki-laki yang mau memilih mereka untuk dijadikan istri karena menjadi atlet gulat.

Hari demi hari mengantarkan Geeta menjadi juara nasional, dan oleh karenanya diapun berhak mewakili India untuk ikut kejuaraan tingkat dunia. Tiga kali kesempatan itu geeta gagal, bahkan kalah dibabak-babak awal.

Ada momen yang amat emosional, ketika Geeta menganggap, apa yang diajarkan ayahnya adalah cara kuno, berbeda dengan apa yang diajarkan pelatihnya. Dan 3 kekalahan Geeta, membuat dia merenung dan meminta maaf kepada sang Ayah.

Dan pada kesempatan ke 4 inilah, sang ayah yang melatih Geeta dan Babitha langsung, walau secara sembunyi-sembunyi. Hal ini tidak disukai oleh pelatihnya, sehingga membuat hukuman buat mereka berdua, dan sang ayahpun dilarang untuk menemui mereka berdua selama pelatihan.

“Mereka hanya melarangku untuk bertemu, tetapi tidak untuk melatih” Begitu kata sang ayah kepada keponakan yang menemaninya.

Sang ayah mempelajari setiap pertandingan Geeta, kekalahan di Australi, Rusia dan Jakarta menjadi refrensi penting, melihat gaya permainan Geeta yang berubah. Dan di kejuaraan Commonwealth Games inilah puncaknya untuk Geeta untuk membuktikan dan mewujudkan mimpi ayahnya untuk mendapatkan mendali emas untuk negaranya.

“Jangan senang dulu, ini belum apa-apa” Kalimat itu selalu keluar dari mulut sang Ayah ketika Geeta atau babitha memenangkan sebuah pertarungan, tetapi setelah pertarungan yang amat sulit final melawan orang Australia itu Sang Ayah berkata “kali ini aku bangga padamu” Sambil mengusap air mata yang keluar.

Ada kalimat penyemangat yang luarbiasa ketika sebelum pertandingan final itu dari sang Ayah.

“Kau memang sudah dipastikan akan memperoleh perak, tetapi kau akan dilupakan. Raihlah mendali emas, maka kelak kau tidak hanya menjadi juara, tetapi kau akan dikenang karena telah mendobrak tradisi yang menganggap kalau wanita hanya bisa memasak, menikah dan punya anak” Dengung mahavir sebelum pertandiangan final.

Film yang membuat saya pribadi merasa diaduk-aduk secara emosional, lucu, sedih, heroik dan penuh perjuangan. Tidak ada pacar-pacaran, rekomend buat teman, anak, atau siapapun yang ingin mendapat pelajaran, bahwa tidak ada cita-cita yang tak bisa diraih, jika kita tetap mau berjuang, apapun tantangannya.

 

Terima kasih sudah menyimak tulisan saya ini.