Menilai Orang dari caranya menghargai Orang lain (Ditipu Pejabat)

Ditipu Pejabat Kaya Raya.

Jadi benar apa yang dikatakan Pak Dahlan Iskan yang pernah bilang, Indonesia ini kurang ramah dengan para UKM, terutama prilaku para elitnya, sudah ditimpa kebijakan yang kurang mendukung, ditambah dengan tipa-tipu sebagian para elitnya.

Jadi bagaimana ceritanya? Baik, saya mulai dari kronologi singkat, pada bulan maret 2018 seseorang menelpon saya untuk pembuatan taman di kediaman bosnya, hehehee. Beliau ini saya kasih inisial aja si R, seorang anggota Polisi yang menjadi ajudan Sang mantan Bupati yang jawara itu, yang kaya raya itu, yang keluarganya sekarang menjad bupati lanjutannya itu, yang galak itu, huhuuuu….

 

 

Nah, karena terbuai nama besar dan tahu kalo si bapak ini orang yang kaya raya dan masih dalam lingkaran pejabat, akhirnya kita tidak membuat surat perjanjian kerja, yaa percaya aja, si R berjanji kalo sudah semua urusan beres maka semua tagihan akan dibayar. Tapi, janji tetaplah janji, tagihan saya tidak dibayar, cuma dapet janji-janji doang, yang masih lumayan, apalagi buat saya yang masih UKM. Nilainya 27 juta rupiah, huhuhuuu..  Ada sedihnya, ada galaunya, ada keselnya, dan ada hikmah yang harus bisa saya ambilnya.. Xixixixixixxixx…. Hikmah yang cukup mahal yah… hahaa

Apa gak curiga dimakan si ajudan uangnya? Hm, bisa ya bisa tidak, tapi selama yang saya kenal sang Ajudan cukup terbuka, walau prilakunya ngeselin juga. Gak pernah jawab kalo ditagih, terutama pas udah akhir-akhir ini, males…. Dia juga melas banget, bahkan suatu ketika dia bilang “mas kita doain bareng-bareng yuks, semoga si bapak ini cepet-cepet kena azab” Heheee.. saya cuma bengong doang dengan kata-katanya, hahahaaa.. Ingin ikut berkata kasar, tapi yaaa didoakan semoga cepet tersadarkan sajalah.

Si Mantan Bupati itu mantan jawara, kayanya pake banget, kalo dibaca diinternet kekayaannya mencapai 70 M, heheeee… Presiden kita aja 50 M, ckckckck, tapi buat bayar 27 juta aja gak mau… Sudah saya tanyakan, apa kendalanya, apa ada yang salah dengan kerjaan saya, hahaaa… percuma, tak kunjung mendapat jawaban, yang ada cuma disuruh sabar oleh si R. Jawaban yang lucu banget menurut saya, bahkan suatu ketika si R kesel nyuruh sabar saya, wkwkwkwk….

Kalo dari status WAnya, si R sering sakit, tentu sajalah, banyak tekanan secara mental, dan satu lagi si R ini sering dapet proyek dari si Bapaknya, menurut pengakuannya. Pikiran saya, dia yang sering dapat proyek gitu kenapa gak nalangin dulu uang tagihan saya ituh, huhuuu…. Malah ngeluh melulu doang, wkwkwkwk…. Dari penilaian saya ituh akhirnya saya berhenti nagih uang ke dia, cukup deh, males, percuma. Intinya gak ada niat baik, dari Pak Mantan Bupati Jawara itu, ataupun si R. Saya catat nama kedua orang itu jadi bagian kelam dalam soal tagihan, wkwkwkw…..

 

Resiko kalo saya tagih adalah duit gak dapet, malah bakal berabe urusan, karena mantan bupati ini suka sewenang-wenang, camat aja dikejar-kejar, resiko fisik sepertinya bakal yang saya adepin. Bagai David lawan Goliat. Antara resiko dan hasilnya saya hitung tak berimbang, saya lepaskan sajalah, tanpa perlawanan, lepas. Sambil doain “Yaa Allah, semoga Engkau tenggelamkan daripadanya (Si mantan Bupati dan antek2nya) sebagaimana Engkau Tenggelamkan Qorun dan harta-hartanya ke dalam bumi, atau sebagaimana Fir’aun dan pasukannya di tengah lautan” Udah, titik. Yap, semoga hidayah lebih dulu mendahului sebelum nafas berhembus. Tapi, saya bakal tetap ingat, ajudannya itu, dan bapaknya itu. Yaa sudah, sekian,

 

Satu hikmah yang saya ambil dari peristiwa ini adalah, Nilailah orang dari prilaku atau perasaan menghargainya ke orang lain, bukan dari jabatan atau kekayaan, atau nama besar. Karena itu bukan jaminan,  saya aja pernah terbuai. Ckckckck…. Yap, bahan intropeksi buat saya.

Namanya juga hidup, kita senyumin ajah, ikhtiar itu tugas kita, sementara wilayah hasil milik Allah Yang Maha Kuasa.

 

Cuma mau pesen, penting sekali bersikap profesional kepada siapapun, buat surat perjanjian dan kemudian baru kerjakan.

Ehh, saya mau kasih satu klu untuk sosok mantan Bupati ituh, seorang pengusaha kontruksi itu, anggota partai merah itu, yang terkenal galaknya itu, sttt, tapi jangan berisik…

 

See You…

 

Iklan

SEMINAR MOTIVASI Bersama Mba Niekmah Nursyam.

Selasa 31 Juli 2018

Ketika bicara motivasi apa yang Anda pikirkan? Kebanyakan manusia butuh motivasi atau dorongan dari luar untuk segera tergerak, dan salahsatu  cara untuk tetap berada dijalur semangat adalah dengan mengikuti seminar motivasi. Apa pentingnya? Dorongan motivasi terbaik memang tetap dari diri sendiri, tetapi bagaimana caranya supaya diri kita segera tergerak, yaa, seminar motivasi adalah salah satu caranya. Sebagaimana ada banyak cara lain untuk menyalakan api, bisa dengan kayu, gas, minyak tanah, atau apapun, itu adalah sekedar pilihan. Intinya apinya bisa dinyalakan. Dan pertanyaan besar selanjutnya, bagaimana kita bisa menjaga, supaya api itu tetap menyala.

Selasa 31 juli, saya mengikuti seminar motivasi di Rumah Sakit Suyoto Bintaro tepatnya di gedung PUSREHAB (Pusat REHABILITASI). Sebagai tamu tak diundang, sayapun kesulitan menemukan gedung PUSREHAB (Pusat REHABILITASI). Rodhi yang menelpon dan sudah memberikan maps via whatsapp ke sayapun tak kunjung terlihat, sampai akhirnya ketika ke toilet dan ada beberapa bapak-bapak tentara yang menggunakan tongkat untuk berjalan saya baru sadar, kalo saya berada di tempat yang benar. Gedung PUSREHAB untuk acara seminar Motivasi bersama Mb Niekmah Nursyam.

 

Apa isi materinya? Banyak sekali yang bisa diambil dari para narasumber, Mb Niek, menceritakan jatuh bangunnya ketika membangun usaha dari 0, punya kendala ini itu, tak punya modal, gak punya keterampilan, gak punya relasi, tetapi Mb Niek punya hasrat dan tekad untuk hidup menjadi lebih baik. Dan dengan tekad itulah sekarang beliau mempunyai banyak usaha dengan ratusan karyawan dan tentu dengan tekad itu pula sekarang beliau menjadi pembicara dan inspirator di depan peserta yang merupakan para tentara korban perang atau kecelakaan. Tidak hanya tekad, satu lagi yang paling penting adalah yakin-seyakinnya, bahwa semua terjadi atas izin Allah, kita hanya menjalankan ikhtiar terbaik yang menjadi wasilah sesuatu terjadi.

 

Saya kutip pernyataan Mb Niek yang mengatakan “Bukan saya yang memberi motivasi kepada bapak-bapak semua, tetapi sayalah yang diberi asupan motivasi dari bapak-bapak semua”

Menjadi cacat atau difable adalah bagian takdir para tentara korban perang atau kecelakaan, tetapi takdir lain yang segera dijemput adalah bangkit dari keterpurukan dari kenistaan pikiran negatif, merasa paling susah, dan merasa tak berguna. Dan sukses adalah sebuah keniscayaan bagi mereka yang mau menggapainya. Terlihat betul gagah dan semangatnya para tentara ketika menyanyikan yel-yel sehingga seisi ruangan bergetar dan bikin kita yang berada di dalam gedung merinding dan bangga kepada mereka.

Dengan wasilah bantuan PUSREHAB dan tekad kuat para tentara korban perang ini InshaAllah, kesuksesan terasa amat dekat untuk mereka.

Belajar Mengenali Diri Sendiri

Bagaimana menemukan berlianmu? Begitu Gunda Ardi bilang, pada suatu malam di Masjid Baiturahman Bogor Raya Permai. Mendengarkan satu demi patah apa yang disampaikan Mas Gunda Ardi ini saya jadi ingat beberapa konsep yang saya pelajari selama ini. Ada STIFin, ada konsep kepribadian B.F Skinner, mengenal grafologi dan lainnya. Konsep psikologi itu tidak lain dan tidak bukan adalah jalan untuk menemukan jati diri, kekuatan diri, atau yang disebut gunda Ardi sebagai berlian dalam diri manusia.

Nah, bagaimana caranya menemukan berlian itu? Telaah, begitu Gunda Ardi bilang, apa yang harus ditelaah? Banyak, pertama kenali dirimu, maka kau akan menemukan berlianmu. Atau kalo ke konsep Nabi bilang “Man Arafa Nafsahu, Waa Arafa Rabbahu” (Barang siapa yang mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya)

 

Nah, jadi bagaimana cara mengenali diri? Pada konsepnya mengenal diri sendiri itu adalah suatu perjalanan yang tidak pernah selesai sampai akhir hayat, kita akan terus mencoba ini dan itu, tetapi basic dari semua itu yang harus mengakar, basic apa? Kesadaran bahwa kita adalah makhluk Tuhan yang lemah sekaligus diberikan potensi luarbiasa. Paradoks yang amat menarik, manusia harus menyadari bahwa dia adalah makhluk yang lemah, selemah-lemahnya, tapi di sisi lain manusia juga harus menyadari bahwa Tuhan menganugerahinya potensi yang luarbiasa, ikan bisa berenang di air, manusia juga bisa, burung bisa terbang di udara, manusia juga sekarang bisa. Potensi yang teramat banyak yang diberikan olehNYA.

 

Baik, kita kembali ke konsep bagaimana menemukan innerstreng, kekuatan diri yang teramat sayang jika dalam hidup kita tidak mampu untuk menemukannya. Banyak sample, contoh yang bertebaran di muka bumi dari kisah orang-orang yang luarbiasa, menemukan dirinya. Intinya lakukan apapun yang positif dan menyenangkan dalam hidupmu. Hidup tidak semulus jalan tol, tetapi tidak securam jalan batu krikil juga. Jalani dengan ikhlas peran yang memang Allah berikan padamu. Terus bergerak, sebagaimana geraknya Bunda Siti Hajar ketika mencari air untuk Isma’il, terus bergerak, adalah salah satu jalan untuk menemukan diri, terus mencoba dan jalan berputus asa.

 

Colonel Sanders, founder KFC  sukses besar ketika umurnya tidak muda lagi, Jack Ma membangun Ali baba ketika umurnya 34 tahun, Mark Zukenberg menemukan kesuksesannya ketika masih muda belia. Intinya setiap orang punya waktunya tersendiri untuk menuju sebuah kesuksesan, yang terpenting kejar dan fokus dengan apa yang kau senangi dan gemari. Jika gagal coba lagi dan lagi.

 

Satu konsep yang perlu diingat adalah, jangan ajarkan gajah untuk terbang, jangan ajarkan kera untuk berenang, jangan ajarkan ikan untuk memanjat pohon, dan seterusnya. Manusia bisa dikelompokan demikian, walau tidak sepenuhnya. Tetapi konsep ini cukup mujarab, untuk menemukan diri, jadi kenali kekuatan dirimu dan setelahnya fokus dan terus bergerak. Silahkan pelajari konsep-konsep psikologi, tes STIFin, atau apapun itu.

 

 

Penulis, seseorang yang masih bergerak untuk mengenal dirinya, dan yang tujuan akhirnya untuk mengenal Tuhannya.

Pengalaman Ittikaf di Masjid An-Nahl The ICON BSD City

Punya niat buat ittikaf di malam-malam menjelang akhir ramadhan? Bisa, ke An-Nahl aja, fasilitasnya lumayan memanjakan jamaah. Dari makan sahur, buka puasa, dan ada laundry plus full wifie. Dan yang paling penting kajiannya yang berisi, diisi sama para hafidz yang punya jam terbang tinggi juara internasional. Tarawihnya ada dua versi, yang di awal  ba’da isya 11 rakaat, di malamnya jam 22;00 mulai untuk tarawih 23 rakaat, bacaannya gak nanggung-nanggung, bisa 5 juz, selesai jam 1 dinihari (khusus yang 23 rakaat). Heheeee.. Kuat? Cobain aja dulu…

 

Nah, bagi yang sudah tidur setelah kajian hadist dari setelah tarawih ba’da isya, jam 2 dinihari kita dibangunkan untuk tahajud 8 rakaat. Lumayan, 1 juz aja. Lanjut makan sahur, ada coffe dan teh juga. Dan yang paling mengagumkan semua fasilitasnya gratis-tis-tis. Hehehee… *Pesen buat para pemburu gratisan.

 

Mesjid ini ukurannya terbilang tidak terlalu luas, tetapi lumayan nyaman, berada di sekitaran BSD city the ICON. Gak jauh dari AEON MALL BSD. Makanya, jamaah ittikaf di 10 hari akhir ramadhan udah lumayan full (panitia konfirmasi ada 500 orang), dan sebaiknya daftar dari awal-awal ramadhan untuk ittikaf di masjid ini. Karena kalo daftar pas menjelang akhir ramadhan, kita gak kebagian kouta, walau begitu silahkan aja kalo mau nekat tetep nginep, dengan resiko tanpa terdaftar, tentu fasilitasnya juga dapet sisa-sisaan.. Hehehee, tapi untuk makan dan buka, kadang malah berlebih-lebih makanan yang ada. Intinya jangan takut lapar untuk buka dan sahur di An-Nahl.

Setelah taraweh kita diberikan coffe sambil mendengarkan kajian dengan Ustadz Deden, ustadz muda hafidz Qur’an, beliau menghafal Qur’an tidak kurang dari 56 hari, sekaligus founder Indonesia Murojaah, kalo mau lihat lebih banyak profilenya bisa dilihat di http://www.indonesiamurojaah.org

Salah satu pesan beliau yang saya ingat pas kajian Hadist semalam, jauhinya sebagian prasangka, karena sebagian itu buruk dan dosa, nah, pesan buat yang suka nyinyir ke penguasa hehehee.. ini pesan bagus, udah, ngga usah husnudzoon, kita ngga tau, bisa jadi yang kita sedang kita buruk sangkain ini lagi taubat, lagi istighfar. Tapi soal 2019 jangan dipilih lagi, kira-kira begitu pesan beliau. Ngena, dan bijak…

Ehh, di seberang jalan ada ruko orang non muslim yang jualan dan kita bisa belanja, jajan-jajan juga di situ, ngga apalah, saling bersinergi.

 

Nah, An-Nahl juga sedang melakukan perluasan, mungkin tahun depan akan semakin kece buat melayani jamaah, katanya baru pembebasan ruko di sampingnya, gak tangggung-tanggung 4,5 M. Bagi yang mau nyumbang ya dipersilahkan, yaaaa gini loh, kita ngejar gratisan boleh aja, tetapi untuk beramal juga jangan absen. Di sediakan kotak di depan yang masing-masing kotaknya sudah ada nama-nama judul mau diperuntukan apa. Mau Ittikaf sekarang ke An-Nahl? Saya sudah, walau ilegal karena gak ke daftar, tapi masjid ini MasyaAllah, bikin kita bangga sama Masjid. Terima kasih seluruh panitia Ittikaf An-Nahl.

Sayang sekali, saya gak ambil foto, duh….

Alamatnya: The ICON BSD CITY, Ruko Horizon Broadway M5 No. 3 Jl. Horizon Broadway Sampora, Cisauk Tangerang.

NYUCI MOTOR SENDIRI?

Pagi hari, mau nyuci motor sendiri yang kotornya pake bangett, nget, nget…

Hahahahaa Ehhh tapi, pada akhirnya memilih bawa ke tukang steam motor ajah, aahh dasar, pemalas, kata sosok lain dari diri saya bilang, walau sambil ngakak…. wkwkwkwk… Sosok yang paling sering diajak diskusi oleh kita tidak lain adalah diri sendiri, iya kan? Ngaku deh, coba deh cek…

 

Yaa udah, udah kita ngomongin nyuci motor aja deh, fokus,fokus… Kalo melebar jadi buyar….. Hahahhaaa, saya gak malas, bukan, ini bukan tentang malas atau bukan. Tapi lebih kepada kita harus bantu orang lain dalam hal ini saya bantu tukang steam, supaya usahanya muter, jalan.

Bayangin kalo setiap orang nyuci motornya sendiri, bagaimana jadinya? Usahanya bakal stug, apa yang mau dicuci. Maka, saya katakan sekali lagi, steam butuh orang-orang seperti saya, yang mau dicucikan motornya.

Dan saya cukup bayar dan mengucapkan terima kasih kemudian. Apa anda masih berpikir kalo saya sebagai orang malas? Masih?.. Saya rajin cari uang aja, yang nyuci motor biar kita bantu orang yang memang menggarap di bidangnya. Supaya uang saya muter, ngga ngendep gitu ajah. Alesan sih, tapi masuk akal banget kan, supaya hiduplah dunia usaha kita… Jangan mau kaya yang hanya sendiri……

 

Baik nyuci sendiri atau dicuciken itu pilihan, tiada yang lebih baik ketimbang dari motor yang gak pernah dicuci-cuci.

 

Selamat pagiii.. Dari tempat penyucian motor…

 

Hari ketiga Training ESQ tanggal 25 Februari 2018

Seperti biasa coach Iman mengawali dengan menari, ehh satu hal yang belum saya sampaikan ke teman-teman semua, bahwa pada setiap sesi permulaan setiap training ini selalu diawali dengan doa Alfatihah, bahkan ditengah sesi ketika kita sama-sama berdoa juga sering diselipkan oleh Pak Ary pelafalan Al-fatihah, dan puncaknya di hari ketiga, kita bersama-sama sampai kepada konsep ke 4 yaitu Learning Principle, yang bermuara ke surat Alfatihah. Ummul Qur’an yang 17 kali kita baca dalam salat setiap hari.

 

Yang saya kaget di Training ini ada Non Muslim, hehehee.. Mungkin setidaknya semoga menjadi jalan hidayah buat mereka, karena basic training ini kuat sekali berbicara tentang tauhid.

 

Baiklah, tidak berlama-lama, saya rangkum saja kesimpulan training ESQ New Chapter sebagai berikut.

 

7 NILAI DASAR ESQ 165

 

1.JUJUR adalah pengabdian kepada = AL-MU’MIN

2.TANGGUNGJAWAB = AL-WAKIL

3.VISIONER = AL-ÂKHIR

4.DISIPLIN AL-MATIN

5.KERJASAMA = AL-JÂMI’

6.ADIL AL- ADL

7.PEDULI = AL-BASHIR

 

 

 
   

 

 

THE ESQ WAY 165 and SD ISLAM AL-HUSNA

 

 

 

 

 

IKRAR THE ESQ WAY 165

Satu Nilai, Enam Prinsip, Lima Langkah

 

1 (Satu) Hati:

Allah melihat setiap langkahku

 

6 (enam) Prinsip:

  1. Allahadalah Tuhanku
  2. Malaikatmencatat perbuatanku
  3. Nabidan Rasul teladanku
  4. Kitab Sucipedomanku
  5. Hari Kemudiancita – citaku
  6. Ikhlasdan Tawakal sikapku

 

5 (lima) Langkah:

  1. Pengabdian kepada Allah syahadatku
  2. Sholatkarakterku
  3. Puasabentengku
  4. Zakatkeluarkan potensiku
  5. Hajiderap langkahku

 

THE ESQ WAY 165 and SD ISLAM AL-HUSNA

6 (ENAM) PRINSIP Membangun Mental:

 

  1. STAR PRINCIPLE

Orientasi hanya kepada Allah Yang Maha Esa.

  1. ANGEL PRINCIPLE

Integritas Malaikat, tanpa pamrih.

 

  1. LEADERSHIP PRINCIPLE

Meneladani kepemimpinan Nabi dan Rasul.

  1. LEARNING PRINCIPLE

Manusia pembelajar, berpedoman pada kitab suci-Nya.

 

  1. VISION PRINCIPLE

Visi jauh kedepan (Dunia & Akhirat).

  1. WELL ORGANIZED PRINCIPLE

 

Siap dan ikhlas menghadapi segala peran, kondisi, tantangan dan resiko.

Kenang-kenangan Sertifikat dan Kartu Peserta

Kenang-kenangan sertifikat dan nametage

(Sumber: myalhusna1987.wordpress.com)

 

Kalo ada yang mau ikutan trainingnya rekomended ye, nilai uang yang Anda keluarkan bukan sesuatu apapun dibanding dengan apa yang Anda dapatkan. Training terdekat bulan Mei, saya lupa tanggalnya. Boleh WA saya sekalian kalo mau ikut, nanti saya bantu arahkan ke panitia

0838-1846-0939

Training ESQ New Chapter hari kedua

Sabtu 24 Februari 2018, seperti biasa yang memandu awal training adalah Coach Iman, seorang yang humble dengan suaranya yang khas, pembawaannya meyakinkan, kita diajak menari-nari lagi, lumayan cukup membuat keringat keluar dari pori-pori. Dan dikejutkan dengan datangnya gubernur DKI Jakarta, Pak Anies Baswedan, hehee.. bikin heboh, pak Anies berpesan pembangunan karakter dimulai dari diri pribadi, dengan berkontribusi ke sesama, tetangga, dan orang yang paling terdekat. Beliau memuji konsep Menara 165 dengan nilai-nilainya. Luar biasa… hehheee

Pak Anies Baswedan, datang ke ESQ 165

 

Coach Iman menyentuh ke sisi Prinsip kedua dalam konsep ESQ, tentang, mau dimanapun apapun yang diperbuat, sendiri atau banyak orang semua tercatat dalam amalan, karena DIA Maha Mengetahui, sebagaimana konsep malaikat yang berhati suci berbuat baik tanpa syarat lagi.

Setelahnya Pak Ary Ginanjar menceritakan tentang sosok Nabi Muhammad, sebagai konsep ketiga yaitu Leadership Principle, mengapa kita meneladani dan mencintai Rosul, tidak lain karena Beliaulah yang memplopori sehingga kita berada dalam agama suci, melanjutkan konsep Ibrahim tentang agama Tauhid, suasana menjadi emosional ketika diceritakan begitu luhurnya pribadi Nabi, dan betapa Beliau mencintai umatnya, dibuktikan ketika sakratul maut, beliau menyebut-nyebut umati, umati, umati. Konsep ketiga inilah yang ditanamkan ke peserta, meneladani Nabi dalam sosok pemimpin ideal, lewat sikap-sikapnya.

Apa yang membuat seseorang dijadikan pemimpin

Pertama Beliefnya, dan Nabi punya belief yang teguh, kepada Tauhid. Inilah yang menjadi pegangan yang amat kokoh dalam kehidupan.

Kedua Valuesnya, Apa values Nabi, mengambil ke konsep sikap Nabi yang Amanah, Fathanah, Tabligh, siddiq.

Ketiga Actionnya, Nabi ketika berjalan seperti menuruni puncak bukit, dan seterusnya, begitu banyak konsep action nabi yang bisa kita teladani.

 

Di sini dikisahkan pula tentang nabi Ibrahim bagaimana Beliau bermimpi untuk memotong Isma’il, dan kemudian dikisahkan dengan sangat baik oleh pak Ary Ginanjar, di mana secara filosofis menggambarkan bagaimana kita melepaskan kecintaan-kecintaan kita terhadap dunia, sehingga satu tujuan kita adalah Allah, seperti State atau dasar yang digambarkan, Laaillahaillallah…

 

Pada prinsipnya setiap orang mempunyai kekuatan, dan seperti sikap Asmaul Husna Allah, manusia juga mempunyai percikan, percikan sikap itu dengan kadar terbatas. Berbeda dengan sikap Allah yang tak terbatas. Di sini pak Ary menyuruh peserta untuk mengenal dirinya dengan lebih baik, seperti apa yang disampaikan Nabi, barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya.

Terakhir kita diajak untuk mengikuti permainan, seru tapi kalo lebih seru lagi kalo kalian ikut sendiri Trainingnya, hehehhehee…… tapi karena saya orangnya baik ya saya ceritain deh yee…

Kita diajak mengikuti permainan meniup balon, lalu kemudian balon itu dilepas dengan mengarah tujuan tertentu, yang menang dapat piala, bahwa sesungguhnya meniup balon adalah bagian dari usaha kita, sementara sekuat apapun ikhtiar kita dalam meniup balon, yang lebih dahulu sampai belum tentu kita, karena bergantung kepada nasib balon yang terbang ke depan atau malah ke samping. Mengikuti konsep Sa’i dalam haji, bulak balik Siti Hajar mencari air sampai 7 kali balik, tetapi air malah munculnya di kaki Isma’il.

Kenang-kenangan bareng Coach Iman yang Kece, heheeee

lanjut ke bagian ketiga yaa DI SINI